Memahami Kandungan Al Quran Menggunakan Software Al Quran (Tafsir & Per Kata)

Muhammad Rifki Nurfauzi
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
18105030105@student.uin-suka.ac.id

Dewasa ini, banyak sekali muslim yang merasa cukup memahami Al Quran hanya dengan membaca terjemahannya saja. Hal ini sungguh sangat berbahaya, karena akan menimbulkan kesalahpahaman atas makna yang terkandung dalam Al Quran. Akan lebih berbahaya lagi jika mereka sudah berani berdakwah di hadapan masyarakat umum dengan bekal pemahaman yang begitu dangkal.

Untuk menjauhkan diri dari jurang kesesatan, alangkah baiknya kita tidak sembarangan dalam memaknai Al Quran. Penafsiran mandiri dengan tapa ditunjang keilmuan yang mendalam soal tafsir beserta kaidahnya, akan meniscayakan ungkapan “dzolla wa adzolla” sesat dan menyesatkan.

Solusi yang dapat kita lakukan saat ini adalah dengan membaca dan memahami produk-produk penafsiran dari ulama-ulama tafsir. Penguasaan bahasa Arab dirasa cukup untuk mengantarkan kita dalam membacanya. Berbagai penafsiran beserta apa saja yang melatarbelakanginya juga dapat kita ketahui.

Lantas bagaimana mereka yang tidak menguasai bahasa Arab? Bagaimana solusinya? Dengan hadirnya berbagai literatur Arab yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, maka problem ini seketika terpecahkan. Bukan hanya dalam bentuk buku, akan tetapi sekarang tersedia begitu banyak software yang menyediakan akan kebutuhan ini.

Software bernama “Al Quran (Tafsir & Per Kata)” versi 1.8.1 hadir dengan fitur yang begitu lengkap dan menjamin kepuasan para penggunanya. Cara mendapatkannya pun begitu mudah, tinggal buka aplikasi Play Store di Android masing-masing, kemudian sentuh icon search di pojok kanan atas dan silahkan tulis “Al Quran (Tafsir & Per Kata)”. Jika kalian menemukan profil software bertuliskan Al Quran dengan kaligrafi berbahasa Arab beserta background hijau, silahkan pilih, kemudian klik “instal aplikasi”.

Software ini dirilis pada tanggal 26 Agustus 2016 oleh Greentech Apps Foundation dan sudah mengalami banyak sekali perubahan. Sekarang sudah ter-upgrade ke versi 1.8.1. Update terakhir tercatat pada tanggal 4 November 2020.

Banyak sekali fitur dan keunggulan yang terdapat di dalamnya, di antaranya adalah audio ayat per ayat dengan fungsi-fungsi pengulangan, kitab-kitab tafsir, kode tajwid berwarna, analisa kata-perkata sekaligus terjemahannya, indeks Al Quran, penulisan catatan, penanda bacaan sesuai keinginan pengguna beserta penyelarasannya, fitur pencarian yang sangat handal, bermacam-macam tema dan font huruf, dan banyak lagi.

Tersedia juga berbagai produk-produk tafsir dari berbagai masa, akan tetapi, hanya ada tiga kitab tafsir yang berbahasa indonesia, yaitu Tafsir Jalalayn, Tafsir Ibnu Katsir, dan Tafsir Kemenag RI. Untuk menambahkan kitab-kitab tafsir tersebut ke layar utama software perlu untuk mengunduhnya terlebih dahulu.

Tidak hanya itu, beberapa terjemahan dalam berbagai bahasa dapat dilihat secara bersamaan. Model terjemahannya adalah kata per-kata, ditambah dengan keterangan mengenai tata bahasa, akar kata, dan rincian bentuk kata. Dengan ini para pengguna bisa membedakan antara kata kerja, kata benda, dan huruf. Terdapat juga kode tajwid berwarna untuk memudahkan pengguna dalam mengidentifikasi.

Sejumlah audio para Qari terkenal juga bisa didapatkan di dalam software ini. di antaranya adalah Imam Abdurrahman As Sudais, Imam Abd Al Basit Mujawwad, Abu Bakr Ash Shatiri, Imam Mishari Rasyid, Syaikh Saad Al Ghamidi, Syaikh Muhammad Jebril, dan lain sebagaianya. Sajian ini dapat memudahkan para pengguna untuk menghafalkan Al Quran atau men-tashih bacaan Al Quran.

Ukuran font, baik font Arab maupun Indonesia dapat diatur sesuai kebutuhan. Dihadirkan juga beberapa tipe mushaf, mulai dari mushaf Unicode Text, Classic Madani Mushaf, Wars, Qaloon, Shemerly, sampai Naskh Indopak.

Software yang dibuat oleh Greentech Apps Foundation ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Menunjukkan bahwa software ini sudah sangat mendunia. Walaupun ada beberapa komentar negatif di halaman Play Store. Di antaranya adalah beberapa tanda waqaf yang diganti atau tidak sesuai dengan tanda waqaf yang kita temukan pada mushaf-mushaf Al Quran pada umumnya.

Kemudian kesalahan penulisan pada Tafsir Ibnu Katsir, kesalahan pada penulisan terjemah bahasa Indonesia, penamaan surah Al Lahab diganti dengan Al Massad, dan lain sebagainya. Walaupun demikian, pihak developer tidak tinggal diam. Melihat tanggapan atas komentar yang disampaikan, pihak developer terus membenahi dan menyempurnakan software yang mereka buat.

Bagaimanapun juga, penulis rasa software ini sangat praktis dan begitu memudahkan bagi para penggunanya dalam mempelajari pedoman hidupnya, Al Quran. Dengan hadirnya software-software semacam ini diharapkan dapat memcahkan problematika yang terjadi saat ini. seorang muslim tidak seenaknya sendiri menafsirkan Al Quran tanpa berpegang pada penafsiran para mufassir.

Setiap muslim juga harus mulai memperbarui cara berfikirnya, jangan sampai merasa cukup hanya dengan membaca dan menghafalkannya saja. Ia harus mengamalkannya di kehidupan nyata. Itulah tujuan utama  mengapa Al Quran diturunkan ke dunia ini. Ia adalah pedoman hidup, bukan hanya bahan bacaan dan hafalan belaka.

Untuk lebih lanjut mengenal software ini, pengguna bisa langsung menuju ke website resminya, https://gtaf.org, https://www.facebook.com/GreenTech0, https://twitter.com/GreenTechapps. Selamat menikmati.

 2,852 total views,  4 views today

Posted in Kajian.