Mengenal Biografi Singkat al-Bukhari serta Aspirasi Pembelajaran bagi Anak Usia Dini

Indah Sri Anggita

20204031021@stunden.suka-ac.id

 

Pengenalan hadis sudah banyak di aktulalisasikan di setiap kehidupan manusia banyak studi-studi yang di pelajari bagi setiap siswa dan mahasiswa di jenjang pendidkan menjadi mengkonstruksi yang baik bagi mekanisme berfikir untuk menjadikan aklakur karimah khsusnya bagi aklahk dan perilaku yang baik bagi setiap individu perorangan, banyaknya pelajaran yang bisa diambil menjadi hadis dan sunna yang tidak bisa di tinggalkan bagi kehidupan bagi umat muslim didunia.

 

Hadis dijadikan acuan dan pedoman yang baik semenjak zaman rasullallah shalla’alaihi wassalam yang dimana tidak sedikit para periwayat hadis atau perawi yang ikut menulis kitab tentang hadis dan mengamalkannya banyaknya para sahabat dan yang lainnya belajar  dan menghapal ilmu hadis yang kemudian mereka menjadikan mazhab atau dalam bentuk buku masing -masing memiliki keahlian yang berbeda-beda.

 

diantaranya para perawi hadis yang terkenal ada salah satu yang ingin saya ulas dalam bentuk artikel untuk mengenang jasa para perawi hadis salah satunya beliau adalah Al-bukhari, lahir pada hari juma’at 13 syawal 194 H atau 810 M  dikota Bukhara, beliau adalah penyusun kitab Tarikh al-kabir.

 

Beliau memiliki daya ingat yang sangat kuat sehingga dapat menghasilkan hapalan-hapalan 99 persen yang hampir sempurna, tidak hanya itu beliau juga mempelajari hadis dari beberapa guru dari negeri yang berbeda-beda yaitu; khursam,  irak,  mesir,  asqalam dan juga syam.

 

beliau memiliki karakter yang pemberani,  pemurah dan juga mujtahid dalam pembelajaran fikih, Pembelajaran hadis di lakukannya semenjak usia belia yaitu umur beliau dibawah sepuluh tahun pada 210,  beliau sudah banyak mendengar hadis dari para guru yangebih dari 1000 orang guru.

 

Dari banyaknya mendengar dari para guru menjadikan Al-bukhri sudah menghapal 100.000 hadis yang sahih dan 200 buah hadis yang tidak shahih. Yang dalam pembelajaran tersebut beliau memasukan hadis-hadis shahih kedalan kitab shahihnya beliau juga orang pertama kali yang mengumpulkan atau menghimpun hadis shahih yang kemudian di masukkannya kedalam buku yang bernama Al-jami’Ash-Shahih lil Al-Bukhari.

 

Dari banyak proses syarah oleh para ulama kitab Al-Bukhari di terimah “sah” oleh para ulama dan disambut secara sorak sorai dan tepuk tangan yang gembira sehingga menjadikan buku tersebut terkenal dan diakui oleh sahabt dan ulama dan berlaku disepanjang masa.

 

Kemudian ibn Khuzaimah juga berkata demikian bahwa” aku tidak melihat di bawa kalong seseorang yang lebih tahu hadis dari rasullallah dan juga lebih hafal dari muhammad bin Ismail Al-Bukhari Beliau memiliki intelegensi yang sangat baik dan kemampuan berfikir sehingga beliau mampu mengaplikasikan seperti semula dari sanat hingga mattan hadis yang sengaja di susun tidak beraturan atau acak oleh para ulama, ini dilakukan untuk menguji intelektual beliau dalam periwayatan hadis.

 

dari kitab yang ditulis oleh Al-Bukhari ini memiliki keistimewaan yang sangat banyak, penjelasan tersebut diungkapkan oleh para ulama, salah satu diantaranya yang dimana At-tarmidzi berkata bahwa ” saya tidak menjumpai ilal atau cacat yang tersembunyi dalam hadis dan para tokoh seorang lebih tahu dari Al-Bukhari.

 

Hasil dari test mampu di jawab oleh beliau, para ulama sengaja mengambil dari banyak hadis guna menguji kepintaran beliau, namun kepintaran beliau memang tidak diragukan lagi, daya hapal yang kuat serta kerja keras teliti sehingga mengantarkan beliau menjadi perawi hadis yang terkenal dan diakui oleh banyak para ulama dan kalangan sahabat

hingga pada masa sekarang.

 

 

seiringnya perjalanan karir beliau, Abu Abdullah muhammad bin ismai’l bin ibrahim Bardizba Al -yafi’i Al-Bukhari. beliau menghembuskan napas terakhir pada 1 syawal 256 H pada bari jum’at malam sabtu yang bertepatan pada malam hari raya idul fitri sunggu malam yang mulia dan pada usia 62 tahun di samarkand.

 

Seiring perkembangan zaman, dengan kemerlap dunia yang sudah bercampur baur di masa sekarang hadis sudah membantu ikut berperan terhadap perkembangan dunia akademis dari hal terkecil hingga terbesar dari pendidikan terendah atau pendidiakan prasekolah (PIAUD) pembelajaran hadis sudah banyak diaktualisasikan oleh guru dan para pendidik.

 

Sebelum kita masuk analogi pembelajaran hadis kita ketahui dulu pengertian aspirasi, aspirsi adalah harapan dan tujuan atau gols. Yang di mana itu  diharapkan bagi pendidik  setiap pemberlakuan yang di kenalkaan baik itu dalam aspek bicara sikap dan lainnya bisa menjadi efek baik bagi anak seusianya sehingga dalam pergaulan anak menjadi individu yang dominan dalam karakter ajaran islam.

 

Dalam ajaran yang diterapkan disekolah guru mengenalkan dari yang sederhana seperti dalam berbahasa atau berbicara larangan berdusta dalam hadis shahi al-bukhari menjelaskan bahwa” janganlah kamu berdusta atasku, karnah sesungguhnya barang siapa berdusta atasku maka silahkan dia masuk neraka” HR al bukhari no 106 dan muslim). Anak di ajarkan dan di bimbing untuk tidak berbohong berkata jujur setiap apapun yang ditanya oleh gurunya kemudian menjelaskan dampak dari berbohong yaitu berdosa dan orang berdosa tempatnya neraka.

 

Selain itu dalam aspek perbuatan atau tingkah laku, “tidak lah beriman diatara kalian sampai dia suka berbuat yang baik kepada saudaranya dan sebagaimana dia diperlakukan baik pula oleh saudaranya” HR-Bukhari, muslim) anak diajarkan oleh guru dalam berbuat analoginya adalah dalam berbagi makanan,  membantu teman yang kesusahan dalam memakai sepatu, mau meminjamkan pensil dan lain sebagainya.

 

Dari awal biografi perawi hadis Al-Bukhari sampai dengan  pentingnya pengenalan hadis bagi anak usia dini dapat kita simpulkan bahwa pemberlakuan yang secara terus menerus dan di praktikan yang di pantau setiap gerak dan tingkah laku anak dan juga miss komunikasi yang baik dengan orang tua menjadi habbit bagi anak atau suatu kebiasaan yang positif sehingga dalam mekanisme dan tingkah laku yang di harapkan dalam usia dini dan usia mendatang.

 1,100 total views,  4 views today

Posted in Kajian.