Lebaran Era Covid-19 dari Takbir Virtual sampai Mudik dan Silaturrahim Virtual

Tahun 2020 merupakan sejarah baru ummat beragama terjadi. Hal tersebut seiring dengan wabah Covid-19 yang mengharuskan setiap pribadi menjaga jarak dan berkumpul secara bersamaan. Implikasnya adalah ibadah di masjid tidak boleh dilakukan dan hanya dilakukan di rumah. Sejak pertengahan Maret 2020 kegiatan di rumah sudah dilakukan di rumah.

Puasa Ramadhan 1441 H. juga lebih banyak dilakukan di rumah. Beragam ibadah yang mengitarinya dilakukan di rumah bersama keluarga dekat. Hal tersebut seperti shalat tarwih, tadarrus, i’tikaf, ceramah dan sebagainya dilakukan di rumah. Kenyataan ini sampai berakhirnya bulan puasa sebulan lamanya.

Malam pergantian bulan dan tanda masuknya hari Raya Iedulfitri ditandai dengan takbir, tahmid dan tahlil. Bahkan secara nasional dilakukan Takbir Virtual yang dilakukan TVRI dan Masjid Istiqlal Jakarta. Berbeda dengan takbir biasanya, takbir ini disiarkan langsung oleh TVRI dan terbatas orangnya yang ikut serta dalam perayaan takbir di dalamnya. Takbir virtual ini tetap menjadi bagian syi’ar Islam.

Dari takbir virtual beralih ke ibadah di rumah masing-masing dengan memakai tata cara sebagaimana diajarkan oleh Nabi saw. Pelaksanaan di dalamnya kebalikan shalat Jum’at, shalat dahulu baru pelaksanaan khubah. Beragam teks khutbah sudah tersebar di media online. Sehingga materi khutbah dapat diadaptasi dan dimodifikasi di rumah masing-masing. Sehingga pelaksanaan ibadah shalat iedul fitri sama dengan kebiasaan sebelumnya. Kualitas dan spiritualitasnya tidak ada perbedaan mendasar.

Usai ibadah shalat ied kemudian dilanjutkan dengan sowan virtual atau unjung-unjung Virtual. Larangan mudik tahun 2020 hampir efektif berjalan namun pada kasus tertentu masih terjadi mudik. Walaupun mudik virtual namun esensi dari silaturrahim berjalan dengan baik. Hubungan hablum minannas berjalan seperti apa adanya. Sehingga setiap pribadi yang selesai melaksanakan ibadah puasa ini tidak memiliki dosa baik kepada Tuhan maupun manusia sehingga seperti anak yang baru lahir.

Asosiasi Ilmu Hadis (ASILHA) mengucapkan selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawwal 1441 H.

111 total views, 3 views today

Posted in Kolom Ketua ASILHA.