Prodi Ilmu Hadis IIQ an-Nur adakan Review Kurikulum Berbasis Kitab Turas klasik

Sabtu 26 Oktober 2019, Prodi Ilmu Hadis IIQ an-Nur selenggarakan review kurikulum yang diselenggarakan di Waroeng Omah Sawah Bantul. Hadir dalam kegiatan ini seluruh dosen dan stakes holders fakultas ushuluddin IIQ an-Nur Bantul. Salah satunya adalah Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA) melalui Ketuanya Dr. H. Muhammad Alfatih Suryadilaga. Kegiatan ini juga dalam rangka meneguhkan kembali keberadaan prodi di dunia pesantren.

Kegiatan di atas dilakukan dalam rangka mensingkronkan dengan visi misi dan tujuan fakultas dan prodi yang menjadi bagian dari kitab turas. Hal tersebut dikemukakan oleh Dr. Ikhsanuddin, M.Ag. dalam membuka kegiata n. Lebih lanjut melalui event ini akan ditentukan matakuliah yang dapat dijadikan rujukan kitab turas klasik sebagai pedoman pembelajaran di dalamnya.

Kitab klasik merupakan sumber pembelajaran yang kaya keilmuan. Hal tersebut merupakan hasil dari kesimpulan dari kajian kitab yang menjadi bagian pembelajaran hadis. Kajian Ilmu mustalah hadis 1 menggunakan kitab karya M. ‘Ajjaj al-Khatib dengan judul ushul al-hadis ulumuhu wa mustalahuh dan ilmu mistalah hadis 2 mengguanakan kitab Manhaj al-Naqd fi Ulum al-Hadis karya Nur al-Din ‘Itr. Beragam kitab lain juga dijadikan bagian dalam pembelajaran matakuliah lain.

Matakuliah Tawarikh al-Ruwah menggubakan kitab Karya al-Mizzi dengan judul Tahdzib al-Kamal fi Asma’ al-Rijal. Adapun matakuliah Metodologi Kritik Hadis dengan kitab karya Mahmud al-Tahhan dengan judul Ushul al-Takhrij wa Dirasatul Asanid sesangkan Metodologi Krotik Matan Hadis dengan kitab Naqd al-Matan inda Ulama al-Hadis karya Salah al-Din al-Adlabi. Sehingga kitab yang menjadi acuan adalah 12 matakuliah dengan rujukan 12 kitab di dalamnya.

552 total views, 6 views today

Posted in Berita.