Prof. Marhumah Orasi Akademik dalam Pengukuhan Guru Besar Bidang Ilmu Hadis di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Kamis, 24 Oktober 2019 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan  pengukuhan guru besar di bidang ilmu hadis. Kegiatan ini dilaksanakan dalam sidang senat terbuka yang dipimpin oleh Prof.  Dr. H. Siswanto Masruri, MA. Hadir dalam kegiatan ini adalah keluarga baik suami dan  kedua puteri beliau, dosen dan mahasiswa serta pimpinan lainnya di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan tentunya anggota senat universitas. Selain itu, terdapat beberapa undangan khusus seperti Ketua IKA Suka yang merupaan anggota DPR RI  dan Dr. H. Muhammad Alfatih Suryadilaga, SAg. M.Ag. ketua Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA) diundang secara khusus untuk menghadiri pertemuan tersebut.

Orasi yang disampaikan adalah tentang Hadis Misoginis. Hal tersebut sesuai dengan kapasitas keilmuan dan pengalaman yang bertahun-tahun di Pusat Studi Wanita (PSW) dan organisasi lainnya seperti MUI dan NU. Hal lain tradisi pesantren juga mempengaruhi dalam pribadinya. Sehingga tidak heran judul yang disampaikan bernuansa kritis,  yaitu Hadis Misoginis: Resepsi, Negosiasi dan Pergolakan Pemikiran antara Tradisi dan Modernitas di Indonesia.

Pristiwa pengukuhan guru besar pada hari ini tidak pernah terbayangkan oleh Prof. Ema. Hal itu dikarenakan lingkungan hidupnya adalah berasal dari tradisional yang dikenal dengan pesantren. Oleh karenanya, selama pendidikan belajarnya pun di pesantren baik di Madura maupun di Jombang.  Orang tuanya pun tidak ingin jauh-jauh dengan anaknya dan lebih senang menjadi guru ngaji di kampung saja.

Namun tradisi kritis pun sudah ada dalam benak Prof. Ema. Sehingga judul pengukuhan tersebut merupakan jawaban yang sejak tahun 1970an dicita-citakan. Setidaknya kelahiran dalam tradisi pesantren dan sekolah pun di pesantren mampu mengantarkan jabatan tertinggi di bidang akademik melalui tradisi ktitis yang sudah dimiliki sejak lama.

Capaian di atas adalah bukan merupakan sesuatu yang instan. Karya Prof. Ema ditemukan dalam berbagai karya baik dalam jurnal internasional maupun jurnal nasional  terakreditasi dan juga dalam buku serta yang lainnya. Selain itu, beliau aktif di beragam organisasi baik di kampus maupun di luar seperti MUI, NU, IKA Suka dan sebagainya. Sehingga kapasitasnya sangat mumpuni dalam memahami Islam dan khususnya hadis.

Segenap pengurus dan pimpinan Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA) mengucapkan selamat atas pengukuhan guru besar Prof. Marhumah baik pribadi maupun untuk UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kontribusi keilmuan atas Prof. Marhumah merupakan bagian terbesar pengembagan hadis di Indonesia. Setidaknya kajian-kajian yang dilaksanakan Prof. Marhumah adalah tentang  hadis dan khususnya terkait perkembangan kekinian atsanya yaitu gender dan beragam kajian lainnya merupakan bagian ikhtiar pengembangan kajian hadis sebagainama yang diiniasi oleh ASILHA. Selamat dan sukses selalu. (MAS)

942 total views, 3 views today

Posted in Berita.