Antusiasme Masyarakat dalam Menyambut Maulid Nabi Muhammad saw.

Indah sri Anggita

UIN Suka yogyakarta

20204031021@studen.uin-suka.ac.id

 

 

Setiap tanggal 12 rabiul awal tepatnya pada rabu 28 okotober 2020 mendatang. seluruh masyarakat islam melakukan tradisi dalam memperingati lahirnya baginda nabi muhammad shallallah ‘alaihi wassalam yang mana kita ketahui nabi adalah kekasih allah dan muhammad menjadi suri tauladan dalam menjadikan karakter individu yang mulia dalam mendidik anak, menjadi panutan dalam memiliki akhlakul karimah yang baik sesuai ajaran islam.

 

Dalam sejarahnya memperingati hari lahirnya nabi muhammad Shallallah ‘alahi wassalam berawal dalam pada masa sahabat nabi yaitu khalifa umar bin khatab, namun ada  beberpa kendala yang di mana para sahabat kesusahan dalam menentukan tanggal lahir Nabi shallallahu ‘alahi  wassalam sehingga muncullah spekulasi-spekulasi yang akhirnya di tetapkanla pada 12 Rabiul Awal pada tahun Gajah. Yang kemudian di peringati sampai masa sekarang.

 

Antusiasme dalam menyambut acara memperingati maulid Nabi dilakukan secara beragam. Banyaknya budaya suku yang ada di indonesia diantaranya jawa, madura, melayu, minang dan lain sebagainya, menjadikan tradisi penuh beragam, dan kegembiraan tanpa menghilangi unsur agama islam di dalamnya. Seperti tahun-tahun yang lalu pelaksanaan di masyarakat melayu.

melakukan dengan cara ceramah dan pengajian yang di lakukan di setiap masjid yang ada di desa.

 

selain itu biasanya seluruh remaja masjid  menyelenggarakan acara mtq seperti lomba azan,  lomba baca al-quran dan lomba pidato yang di peruntukkan bagi anak-anak. Lain halnya dengan masyarakat madura,  jawa dan minang seperti dalam masyarakat madura, masyarakat tersebut memperingatinya dengan cara melakukan (berzanji).

 

dalam acara berzanji tersebut terdapat kisah-kisa profil hidup nabi shallallah ‘alahi wassalam,  yang di jadikan pedoman bagi manusia khususnya yang beragama islam. Sedangkan masyarakat minang membawa makanan dan disertai dengan hiasan-hiasan bunga yang berisikan uang yang kemudian uang tersebut di gunakan untuk keperluan masjid.

 

Banyaknya tradisini dan budaya yang ada di indonesia menjadikan indonesia untuk saling menghargai dan saling menghormati sebagaimna di jelaskan dah hadis” kita harus memperkuat membina sesama umat muslim karena persaudaraan antar sesama muslim di ibaratkan satu bangunan yang bagian-bagiannya saling menguatkan” (HR Al-bukhari dan Muslim)

 

Dengan perkembangan zaman seperti sekarang antusiasme yang dimiliki masyarakat dalam menyambut hari kelahiran nabi shallallah ‘alihi wassalam patut di acungkan jempol  apalagi sebagian pemuda-pumudi dan mahasiswa aktif bergerak di dalam acara tersebut. Mengingat pengaruh yang di timbulkan dalam budaya asing membuat sebagian kaum remaja tidak peduli terhadap maulid nabi muhammad shallallah ‘alaihi wassalam.

 

Urgensi dalam memperingati maulid nabi tak lain dan tak bukan untuk mengenang kisah-kisah yang sangat menginspiratif yang di jadikan contoh dalam setiap sikap bersosialisasi dan bermasyarkat. yang kata lain beliau merupakan orang yang sangat berpengaruh didunia sampai pada masa saat sekarang ini.

 

Dengan perjuangan-perjuangan yang dilakukan rasullah perubahan yang sangat signifikan yang membawa kita dari zaman yang tidak memiliki ilmu pengetahuan atau jahilia, sampai pada masa sekarang, yang mana kita dapat banyak memahami dan mempelajari ilmu-ilmu serta perkembangan IPTEK yang kita rasakan sekarang yang memudahkan Kita dalam melakukan aktivitas kehidupan.

 

Setiap tindakan dan perilaku rasullah shallallah ‘alaihi  wassalam juga menjadikan ladang pahala bagi kita, pengaplilkasian sabda dan sunna yang kita terapkan apabila kita kerjakan menjadi pahala bagi bekal kita di akhirat. Sebagai mana sabda rasullallah dalam menjalani kehidupan yang berbunyi “barang siapa yang menjadikan akhirat tujun atau niatnya niscaya allah akan menjadikan kekayaan di dalam hatinya.

 

Dan dia akan menyatukan urusan yang masih bercerai berai dan dalam pandangannya dunia datang dalam keadaan hina. sedangkan sebaliknya barang siapa yang menjadikan  dunia sebagai niat utamanya, niscaya allah akan menjadikan kemiskinan berada di depan matanya.dan dia akan mencerai beraikan segala urusannya yang menyatu,  dan tidak akan datang padanya dunia keculai yang sudah di takdirkan untuknya (HR. Tharmidzi)

 

Dari uraian di atas dapat di simpulkan bahwa, seriring dengan perkembangan zaman manusia tidak terlepas dari pengaruh tokoh besar yaitu nabi muhammad shallah ‘alaihi wassalam yang di mana perubahan zaman yang kita rasakan sekarang ini menjadi bukti perjuangan rasullah  di masa itu,  tepatnya pada 12 rabiul awal, tidak hanya membahas hari kelahirannya tetap menjadi  notif bagi kita sebagai ummat mabi muhammad SAW dalam mengenang sejarah dan peristiwa-peristiwa penting yang ada pada nabi muhammad sehingga menjadikan pedoman history yang selalu kita ingat sepanjang masa.

 3,308 total views,  6 views today

Posted in Kajian.