Menanamkan Sikap Toleransi Pada Anak Sejak Dini Dengan Mengenalkan Hadis

NADIYA ULYA

UIN SUNAN KALIJAGA

20204031017@student.uin-suka.ac.id

 

Negara Indonesia adalah negara majemuk terdiri dari sabang sampai marauke berbeda beda tetap satu jua. Hal ini sejalan dengan semboyan negara kita yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

Perbedaan tersebut membuat Indonesia menjadi negara yang kaya akan sebuah keragamannya, yaitu keragaman suku, adat istiadat, bahasa dan agama. Dengan banyaknya keberagaman yang dimiliki tidak semua orang dapat menyikapi hal tersebut dengan baik.

Contohnya seperti perbedaan agama dan warna kulit, masih banyak yang belum menyikapi hal tersebut secara positif. Karena perbedaan tersebut menjadi alasan untuk tak berkawan dan tak bersapa.

Terkadang anak yang memiliki warna kulit yang berbebda juga sering mendapat perlakuan yang kurang baik dari teman sebayanya

Hingga saat ini toleransi dalam keragaman masih kurang diterapkan pada kehidupan bermasyarakat. Karena hal itu ada baiknya kita sebagai orang tua atau pendidik dapat memberikan contoh kepada anak bagaimana sikap saling toleransi sejak dini.

Oleh karena itu, menanamkan sikap toleransi sejak dini terhadap keberagaman yang ada dianggap efektif dan sebuah pencegahan deskriminasi untuk kedepannya. Karena di usia dini anak-anak sering bermain antara anak yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

Pernah ketika melakukan observasi ke sebuah lembaga pendidikan anak usia dini, disana anak-anak dari beragam suku dan budaya berbaur menjadi satu. Selain itu agama yang dianut oleh anak berbeda – beda.

Guru disana memberikan kesempatan kepada anak saling berteman antara satu sama lain. Ketika penanaman nilai agama dan moral sekolah mendatangkan guru khusus. Karena agama anak berbeda secara otomatis guru yang mengajar pun berbeda sesuai agama masing-masing.

Dalam menanamkan sikap toleransi pada diri anak sebagai orang tua dan pendidik hendaknya kita memberikan pembiasaan sejak dini. selain itu sebagai orang tua kita mampu meberikan contoh bagaimana sikap toleransi tersebut.

Menanamkan sikap toleransi bisa dilakukan dengan cara apapun salah satunya dengan mengenalkan hadis – hadis yang berkaitan tentang hal tersebut seperti yang diriwayatkan oleh At-Turmudzi “ Sebaik-baiknya teman menurut Allah adalah yang paling baik kepada temannya”.

Selain itu kita juga dapat mengajarkan toleransi dengan saling menolong antara satu sama lain. Hadis yang dapat disampaikan kepada anak terkait tolong menolong dan berbuat baik dalam segala hal.

HR Ahmad “Allah senantiasa menolong seseorang  selama ia mau menolong saudaranya” Ada juga hadis riwayat Muslim “Sesungguhnya Allah telah menetapkan perbuatan baik atas segala sesuatu”.

Mengingat masih banyak orang yang kurang terhadap toleransi antara sesama.  Tiga hadis di atas adalah beberapa hadis yang sering dibacakan ketika saya melakukan praktik pengalaman lapangan di sebuah TK. Dengan mengenalkan hadis tersebut guru dapat menanamkan sikap toleransi.

 

Ketika anak masih berumur masih kecil bukan berarti tidak dapat dikenalkan hadis-hadis sejak dini. Justru ketika kecil anak harus dibisakan mengenal hadis agar kedepannya anak dapat istiqomah dalam menerapkan apa yang ada terkandung dalam hadis.

 

Untuk keoptimalan dalam menanamkan sikap toleransi pada anak sejak usia dini diharapkan kepada orang tua dan pendidik memberikan persiapan. Dengan membiasakan anak, hal ini ditujukan agar anak sedari dini sudah terbiasa dengan sikap toleran tersebut.

Agar untuk kedepannya anak menjadi teman yang baik mau berteman dengan siapa saja apapun warna kulit dan agamanya. Saling tolong menolong kepada siapapun yang memerlukan bantuan dan selalu berbuat kebaikan dalam segala hal.

 1,277 total views,  2 views today

Posted in Opini.