Husna Mayaziza
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
19105030051@uin-suka.ac.id
Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Salah satu penemuan teknologi terbesar ialah smartphone. Smartphone telah memudahkan berbagai aktivitas manusia seperti komunikasi jarak jauh, mengambil gambar atau video, surat-menyurat, hiburan berupa permainan, kegiatan jual beli, dan lain-lain. Semua kegiatan tersebut bisa dilakukan hanya dalam satu genggaman.
Kecanggihan teknologi yang banyak mengubah kegiatan manual menjadi digital mendorong para cendekiawan muslim untuk melakukan digitalisasi Al-Qur’an. Hal ini dilakukan untuk memudahkan orang-orang membaca Al-Qur’an kapan pun dan dimana pun. Digitalisasi Al-Qur’an pun semakin berinovasi dengan adanya aplikasi yang memuat banyak fitur terkait pembelajaran Al-Qur’an seperti terjemahan, tajwid, audio, dan kajian tafsir. Bahkan, beberapa aplikasi memiliki tujuan spesifik seperti untuk mengkhatamkan Al-Qur’an. Salah satunya ialah aplikasi Nakhtim.
Nakhtim atau نختم merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Rasoulallah.net pada tahun 2017. Rasoulallah.net sendiri merupakan sebuah situs web keagamaan yang berfokus tentang segala hal terkait Rasulullah saw. yang mulai beroperasi pada tahun 2008 tepatnya di negara Kuwait. Aplikasi ini bertujuan untuk mengingatkan kita membaca Al-Qur’an sesering kita membuka hp sehingga memungkinkan untuk mengkhatamkan Al-Qur’an. Munculnya aplikasi ini juga merupakan respon dari kecanggihan zaman yang banyak melalaikan pengguna smartphone dari membaca Al-Qur’an. Aplikasi ini dapat di-install di Playstore maupun App Store.
Cara menggunakannya sangat mudah. Setelah meng-install atau memasang aplikasi, pertama sekali akan diarahkan untuk memilih bahasa. Aplikasi Nakhtim versi 51 (update tanggal 13 Oktober 2020) memiliki 43 bahasa yang dapat dipilih. Banyaknya pengguna aplikasi Nakhtim mendorong aplikasi ini untuk berinovasi menyediakan fitur bahasa yang terus bertambah. Bahasa Indonesia pun sudah tersedia di aplikasi Nakhtim. Selanjutnya, pastikan terlebih dahulu perizinan aplikasi sudah tercentang semua pada peraturan smartphone. Kemudian, buka aplikasi Nakhtim sehingga muncul catatan pada bilah notifikasi atau notification bar. Selanjutnya, kunci smartphone dan buka kembali kuncinya maka ayat Al-Qur’an beserta terjemahan yang akan dibaca akan muncul.
Di atas ayat tersebut terdapat 3 ikon. Ikon pertama adalah ikon X berwarna merah yang berfungsi untuk menutup tampilan ayat setelah selesai membaca. Di sebelahnya terdapat ikon dengan gambar jam yang berfungsi untuk menutup tampilan ayat apabila pengguna tidak sempat membaca ayatnya atau sedang ada kesibukan, sehingga ayat tersebut akan ditampilkan ulang nantinya. Kemudian yang terakhir ialah ikon play button berwarna hijau yang berfungsi sebagai pemutar audio dari ayat yang ditampilkan.
Pada aplikasi ini, kita bisa memilih dari ayat dan surat apa kita ingin memulai bacaan. Kita juga bisa memilih qari favorit kita untuk mendengarkan audio dari ayat yang ingin kita baca. Tersedia 30 qari yang dapat kita pilih pada aplikasi ini. Diantaranya ialah Alafasy, Sa’id El-Ghamadi, Husary, Mahmoud Ali Al-Banna, dan lain-lain. Selain audio Al-Qur’an, pengguna juga bisa mengatur audio terjemahan ayat. Namun, audio terjemahan ayat hanya tersedia dalam Bahasa Inggris. Kemudian ada juga fitur penghitung jumlah ayat yang telah kita baca dalam hitungan hari, pekan, bulan, dan selama menggunakan aplikasi. Selain bahasa, aplikasi ini juga memiliki control setting terkait ukuran huruf dari ayat yang ditampilkan. Setelah melakukan pengaturan dalam aplikasi, kita harus klik tombol “mulai sekarang” yang terdapat pada menu aplikasi. Sehingga pengaturan yang kita lakukan tersimpan.
Sayangnya, aplikasi ini hanya berjalan apabila aplikasi tetap aktif di latar belakang, dalam artian aplikasi tidak boleh di-close di latar belakang. Bagi pengguna yang suka menutup seluruh aplikasi pada latar belakang secara bersamaan, maka harus memastikan membuka aplikasi ini kembali di latar belakang sampai muncul notifikasi Nakhtim pada bilah notifikasi.
Aplikasi ini sangat bagus untuk mengingatkan pengguna smartphone agar membaca ayat Al-Qur’an setiap kali membuka smartphone. Sebagai bentuk renungan, kita komparasikan berapa kali kita membuka smartphone dan berapa banyak ayat yang kita baca dalam sehari. Hadirnya aplikasi ini mengingatkan kita untuk membaca Al-Qur’an agar tidak termasuk kepada orang-orang yang lalai dan tidak membaca Al-Qur’an. Efektivitas aplikasi ini dalam mengkhatamkan Al-Qur’an kembali kepada penggunanya.
Secara umum, aplikasi ini dirasa kurang efektif sebagai tujuan mengkhatamkan Al-Qur’an sesering pengguna smartphone membuka smartphone-nya. Lantaran penggunanya bisa saja menutup tampilan ayat yang muncul ketika sedang malas atau sedang ada keperluan mendesak pada aplikasi lain seperti WhatsApp dan e-mail. Kemudian, bagi pengguna yang sering menutup semua aplikasi di latar belakang secara bersamaan dan sering lupa untuk membuka aplikasi ini kembali, maka aplikasi ini tidak bisa bekerja serta menampilkan ayat ketika kunci smartphone dibuka. Hal ini membuat pengguna menghabiskan waktu yang jauh lebih lama untuk mengkhatamkan Al-Qur’an. Namun , bagi pengguna yang memiliki tekad kuat dan selalu membuka aplikasi ini di latar belakang, aplikasi ini bisa menjadi sarana yang efektif untuk membantu mengkhatamkan Al-Qur’an sesering membuka smartphone.
5,742 total views, 4 views today

Sebagai sebuah ijthad dalam rangka mengembangkan kajian Studi Hadis di Indonesia dibentuklah sebuah perkumpulan yang dinamakan dengan Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA). Sebagai sebuah perkumpulan ASILHA menghimpun beragam pemerhati hadis di Indonesia. Himpunan ini terdiri atas akademisi dan praktisi hadis di Indonesia dengan memiliki tujuan yang sama.

