Hadits Soft Sebuah Aplikasi Praktis Pencari Hadits

Bahrul Wafa

19105030095@student.uin-suka.ac.id

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 

Perkembangan zaman memunculkan problem-problem baru sehingga menuntut manusia menciptakan berbagai solusi. Diantara solusi tersebut adalah menciptakan teknologi terbarukan. Suatu masa yang terdapat usaha menciptakan teknologi secara pesat karena adanya inovasi biasa disebut era disrupsi.

Memasuki dunia industri baru atau disebut juga era disrupsi, banyak bidang yang mengaplikasikan produk teknologi digital. Penerapan produk-produk tersebut dapat membantu jalannya usaha manusia secara signifikan. Sehingga kegiatan manusia akan lebih cepat dan praktis. Beberapa bidang seperti, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan komunikasi sudah banyak menerapkan hasil teknologi tersebut.

Dalam dunia pendidikan sendiri, telah terjadi banyak perubahan seiring perkembangan zaman. Berbagai macam metode telah diterapkan guna meningkatkan efektifitas pendidikan.

Dalam Agama Islam, metode pendidikan juga mengikuti perkembangan zaman. Pada masa awal Islam hadir, pendidikan masih menerapkan metode tradisional. Para sahabat nabi menghafal apa yang disampaikan Nabi Muhammad saw. Kemudian diantara mereka juga ada yang menulis berupa catatan kecil pada batu ataupun pelepah kurma.

Pada generasi selanjutnya, dimulailah kegiatan tulis menulis pada lembaran kertas. Dari kumpulan lembaran dijadikan satu sehingga membentuk buku. Peristiwa terbesar yang pernah terjadi yakni kegiatan kodifikasi Al-Qur’an yang dimulai pada masa Khalifah Abu Bakar Ash-Shidiq. Sehingga terbentuklah mushaf Al-Qur’an pada masa Khalifah Utsman bin Affan yang disebut Mushaf Utsmani.

Selain pengkodifikasian Al-Qur’an, juga dilakuka kodifikasi hadits. Latar belakang kodifikasi hadits atau tadwin hadits yakni karena semakin sedikitnya jumlah penghafal hadits. Pembukuan hadits dimulai pada masa Dinasti Bani Umayyah dengan Khalifah Umar bin ‘Abd Al-‘Aziz. Usaha yang dilakukan sang khalifah mendapat banyak dukungan dari kalangan ulama. Tidak seperti masa-masa sebelumnya karena karena para ulama sebelumnya terfokus pada pembelajaran Al-Qur’an.

Usaha yang dilakukan Khalifah Umar bin Abd Al-Aziz memiliki dua alasan yang mendasar. Pertama karena semakin berkurangnya jumlah ulama di medan perang. Kedua, dikhawatirkan akan terjadinya percampuran antara hadist shahih dengan hadits palsu.

Setelah melalui proses yang begitu panjang, kini dunia pendidikan telah memasuki periode teknologi digital. Dalam dunia pendidikan Islam sendiri juga mengikuti perkembangannya. Salah satunya yakni dibuatnya berbagai macam aplikasi yang menunjang kegiatan pendidikan. Dengan tujuan mempermudah penyebaran keilmuan Islam, khususnya pada bidang hadits ada sebuah aplikasi yang bernama Hadits Soft.

Aplikasi Hadits Soft ini tersedia gratis memiliki fitur yang hampir sama dengan Ensiklopedi Hadits Kitab 9 Imam versi 3 dari Lidwa Pusaka. Kesamaan ini dikarenakandatabase dari aplikasi yang berupa Kutub At-Tis’ah yang digunakan memang diambil dari aplikasi Ensiklopedi Hadits Kitab 9 Imam dari Lidwa Pusaka. Namun aplikasi ini telah ditambah data-data lain seperti derajat hadits yang diambil dari ebook terjemah inggris oleh Darussalam dan juga ebook lain untuk derajat Musnad Ahmad oleh Syu’aib Al Arnauth. Adapun jumlah kitab yang ada dalam aplikasi sebanyak 14 kitab yang lima kitab lainnya  diambil dari ebook Kampungsunnah dan website shiratal-mustaqim.org.

Database dari HaditsSoft ini sudah tidak 100% serupa dengan isi database aslinya.  Cukup banyak dilakukan perubahan pada isi database terlebih pada bagian terjemahan hadits dengan tujuan memperbaiki terjemahan, kekurangan, pengejaan, dll. “Namun perubahan tersebut tidak sebaik dari aslinya karena dengan tujuan kenyamanan memahami oleh pihak editor”, ujar tim editor.

Dalam setiap aplikasi tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu juga dengan aplikasi Hadits Soft ini. Fitur yang bisa disebut kelebihan dari aplikasi ini diantaranya:

Pewarnaan dan pemberian gaya font pada sebagian teks

Pada fitur ini memungkinkan pengguna aplikasi dapat memberi warna dan mengubah gaya font pada teks yang diinginkan. Sehingga dapat membuat teks menjadi lebih indah atau dapat menandai teks tertentu.

Dengarkan hadits, Fitur ini menjadi kelebihan tersendiri karena pengguna dapat mendengarkan bacaan hadits maupun terjemahannya. Pada fitur terdapat dua pilihan audio, yakni dengan file berformat mp3 dan pembaca teks menjadi suara atau lebih dikenal dengan “Text to Speech”.

Untuk pilihan audio pertama, piham editor tidak menyertakannya dalam installer melainkan harus mengunduhnya sendiri. Kemudian kemudian letakkan file audio pada folder C:\Program Files (x86)\HaditsSoft\Audio\[Nama Imam] (lokasi penginstalan HaditsSoft).

Untuk pilihan yang kedua, juga perlu mengunduh file tambahan. Tapi ada perbedaan, yakni tidak perlu menambahkan file audio kedalam folder lokasi penginstalan aplikasi. Cukup dengan menginstalnya, audio sudah dapat digunakan.

Takhrij hadits, Fitur ini menampilkan nama pentakhrij dengan meng-klik pada form catatan nama pentahkrij haditsnya pada bagian bawah.

Backup dan restore, Pengguna dapat melakukan backup dan mengembalikan data berupa catatan atau bookmark hadits jika suatu saat ingin menginstal ulang komputer.

Pencarian hadits, Pencarian hadits dapat dilakukan dengan empat cara, yakni dengan satu kata kunci, dua kata kunci, Regular Expression (kode-kode khusus Regex.Net), dan yang terakhir pencarian kata pada hadits yang sedang dibaca.

Biografi imam, Kualitas perawi, istilah-istilah dalam keilmuan hadits, laporan perbaikan aplikasi

Dari sekian banyak fitur yang dimiliki aplikasi Hadits Soft, tentu ada beberapa kekurangan. Diantara kekurangannya: Tampilan Memiliki tampilan yang sederhana membuat pengguna kurang puas menggunakannya. Tidak bisa dijalankan pada sistem operasi selain Windows Aplikasi masih terbatas untuk pengguna sistem operasi Windows, sehingga pengguna sistem operasi lain belumdapat menggunakannya. Tidak ada fitur share sosial media. Tidak adanya fitur ini membuat pengguna aplikasi tidak dapat berbagi lewat media sosial secara langsung

Demikian ulasan singkat tentang jalannya perkembangan keilmuan Islam dari masa awalnya hingga masa terkini. Dengan semakin mudahnya penggunaan teknologi yang dibuat, semoga dapat digunakan dengan bijak. Sehingga syiar Islam dapat semakin tersebar luas dan menjadi rahmat bagi seluruh alam.

 16,846 total views,  20 views today

Posted in Kajian.