Telaah Penggunaan dan Kegunaan Aplikasi Syarah Hadis Arbain An-Nawawi

Yasmin Karima

UIN Sunan Kalijaga

19105030025@student.uin-suka.ac.id

 

Sumber hukum adalah segala sesuatu yang berbentuk tulisan, naskah, dokumen atau lainnya yang dijadikan sebagai pedoman hidup oleh suatu bangsa. Dalam Islam juga terdapat sumber hukum yang berfungsi sebagai rujukan atau pijakan hidup bagi umat Islam.

 

Sumber hukum utama dalam Islam ada 3 yakni Al-Quran, Hadis, dan Ijtihad. Al-Quran merupakan wahyu yang berasal dari Allah Swt, disampaikan melalui Jibril as dan diterima oleh Nabi Muhammad saw, hadis adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad saw baik berupa perbuatan, perkataan maupun ketetapan, sementara ijtihad adalah upaya penggalian suatu hukum yang sudah ada sejak zaman Rasulullah saw yang dilakukan oleh para sahabat, tabi’in dan berlanjut hingga saat ini.

 

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa hadis merupakan salah satu sumber hukum Islam setelah Al-Quran. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw  تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا : كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ yang artinya “Aku telah tinggalkan pada kamu dua perkara. Kamu tidak akan sesat selama berpegang kepada keduanya, (yaitu) Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya”. Maksud dari hadis tersebut yakni agar umat Islam selalu berpedoman kepada Al-Quran dan hadis dalam menjalani kehidupan dan terhindar dari kesesatan.

 

Dahulu kala, para ulama harus bersusah payah untuk mencari satu hadis, mereka rela mengorbankan tenaga dan hartanya untuk mengembara dari negeri satu ke negeri lainya demi sebuah hadis. Tidak berhenti disitu, setelah menempuh perjalanan yang melelahkan, mereka menuliskan kembali catatan-catatan hadis yang berhasil didapatkan ke dalam sebuah kitab. Dari perjuangan para ulama tersebut lahirlah warisan kitab-kitab hadis yang sangat berharga diantaranya Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan An-Nasa’i, Sunan Abu Dawud, Sunan At-Tirmidzi, dan masih banyak lagi. Kitab-kitab yang telah dituliskan tersebut tak lain bertujuan sebagai warisan kelimuan kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, jangan sampai jerih payah yang telah dilakukan para ulama di masa lalu, kian hari makin memudar bahkan hilang dari kehidupan umat Islam.

 

Pada saat ini, dunia mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat. Banyak hal baru yang dapat ditemui. Beragam inovasipun muncul sebagai jawaban untuk memudahkan kehidupan, salah satunya dalam bidang pendidikan. Seperti yang kita ketahui, seorang pelajar diwajibkan membaca buku untuk menambah wawasan keilmuan. Akan tetapi, di era globalisasi ini, para pelajar dimudahkan dalam mencari buku atau bacaan yang diinginkan. Mereka dapat mencari buku atau bacaan yang diinginkan di internet. Berbagai macam buku, artikel maupun jurnal dapat ditemui hanya dengan mengetikkan kata kunci di mesin pencarian atau search engine.

 

Begitupula dengan kitab-kitab klasik umat Islam. Kitab tafsir, hadis, fikih, bahkan Al-Qur’an tersedia dalam bentuk digital. Variasi yang ditawarkan sangat beragam, misalnya berbagai kitab klasik  yang sudah dilengkapi dengan harakat, terjemahan bahasa Indonesia dan Inggris, atau bahkan penjelasan isi kitab.

 

Salah satu kitab hadis dalam bentuk digital adalah aplikasi Syarah Hadis Arbain An-Nawawi yang ditulis oleh Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Kitab Hadis Arbain An-Nawawi terdiri dari 42 hadis pilihan. Dalam menyusun kitab tersebut, Imam An-Nawawi benar-benar memilih hadis yang menjadi pondasi agama Islam. Syarah memiliki arti penjelasan, sementara hadis arbain adalah kumpulan 40 hadis yang sebenarnya terdiri dari 42 hadis, dan An-Nawawi adalah nama pengarang kitab Hadis Arbain. Jadi, dapat dipahami sebagai kitab yang memuat penjelasan 42 hadits yang ditulis oleh Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin.

 

Aplikasi Syarah Hadis Arbain An-Nawawi dapat ditemukan dalam Google Play Store. Aplikasi ini merupakan versi 1.8 yang diluncurkan oleh Restu Bunda pada tanggal 22 Juli 2017 dan baru saja di-update pada tanggal 3 Oktober 2020. Pada info aplikasi disebutkan bahwa telah di-download sebanyak 10.000 kali dengan rating konten 3+. Selain itu, aplikasi ini dapat diunduh pada Android maupun PC dan dapat digunakan dalam keadaan offline ataupun online.

 

Cara pakai aplikasi ini tergolong mudah dan praktis. Setelah mendownloadnya di Google Play Store, aplikasi dapat langsung digunakan. Di dalam aplikasi tersedia 42 tema hadis diantaranya Niat dan Ikhlas, Iman, Islam dan Ikhsan, Rukun Islam, Takdir Manusia Telah Ditetapkan, Amalan Bid’ah Ditolak, Halal Haram yang Sudah Jelas, Agama dan Nasehat, Memerangi Manusia Ingkar, Melaksanakan Perintah Seseuai Kesanggupan, Memakan Rizki yang Halal, dan lainnya. Setelah memilih tema yang diinginkan, kemudian aplikasi akan menampilkan matan hadis beserta sanadnya yang telah diberi harakat, terjemah bahasa Indonesia, syarah atau penjelasan hadis serta pelajaran atau hikmah yang terdapat dalam hadis. Selain itu, perawi dan derajat hadis juga dijabarkan dengan sangat jelas.

 

Aplikasi Syarah Hadis Arbain An-Nawawi cocok dijadikan sebagai rekomendasi aplikasi hadis untuk belajar ataupun sumber referensi. Selain penggunaannya yang praktis dan mudah, aplikasi ini juga menggunakan bahasa yang mudah dimengerti sehingga cocok untuk digunakan oleh semua kalangan.

 6,739 total views,  4 views today

Posted in Opini.