Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA) Adakan Webinar dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Jurnal Prodi Hadis

Senin, 13 Juli 2020 untuk keempat kalinya Asosiasi Ilmu Hadis (ASILHA) dan Prodi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga  menggelar Webinar. Tema yang diusung adalah revitalisasi Jurnal Prodi Ilmu hadis Berkelas. Hasir menjadi narasumber adalah Dr. Wahyuddin Dharmalaksana, M.Ag. Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Dr. H. Irfan Helmy, Lc. M.A. Ketua LP2M IAIN Salatiga dan editor IJIMS IAIN Salatiga. Keduanya adalah pengurus ASILHA dan anggota aktif di dalamnya. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang yang berasal dari prodi ilmu hadis dan pengelola jurnal ilmu hadis yang menjadi anggota ASILHA.

Kedua narsum yang memiliki pengalaman di dunia perjurnalan di institusinya di atas dipandu oleh moderator Asrul, M.Hum selaku managing Editor Jurnal Living Hadis. Sebelum acara dimulai Dr. H. Muhammad Alfatih Suryadilaga S.Ag. M.Ag. Ketua Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASIlHA) memberikan pengantar diskusi. Dalam pengantarnya, menjelaskan perkembangan jurnal hadis yang berkembang pesat seiring dengan terbitnya jurnal baru bersamaan dengan lahirnya prodi ilmu hadis seiring perubahan nomenklatur keilmuan di Kementrian Agama. Jurusan Tafsir Hadis (TH) menjadi Prodi IAT dan ILHA. Kebanyakan jurnal Jurusan TH menjadi miliki jurnal Prodi IAT.

Semarak lahirnya jurnal melengkapi jurnal yang sudah ada dalam jurusan Tafsir Hadis (TH), atau dalam ranah fakultas aim scopenya dan di tingkat universitas yang sudah berjalan dan terbit puluhan tahun lamanya. Kualitas ketiganya semakin baik dibanding yang jurnal baru lahir. Bahkan di tingkat universitas sudah terdapat jurnal yang terindeks scopus dan banyak dalam jumlah yang mencapai sinta 2 sebuah grade terbaik jurnal nasional.  Untuk itulah, kegiatan ini dilakukan untuk mengangkat derajat kualitas jurnal hadis yang masih masuk kategori Sinta 5 dan 4 menjadi ke pringkat SInta 3 dan Sinta 2. Hal ini juga mengacu pada deklarasi 2016 di University Hotel tentang akreditasi prodi yang sepata minimal B harus dipenuhi seluruh Prodi Ilmu Hadis di PTKI yang anggota Asosiasi Ilmu Hadis (ASILHA).

Kedua narsum di atas menjelaskan bagaimana cara meningkatkan grade jurnal sebagaimana pendahulunya. Setidaknya keduanya menjelaskan manajemen ojs dan kualitas artikel. Penjelasan dilakukan dengan standar arjuna dalam akreditasi nasional dan pengalaman IJIMS dalam mebgelola jurnal sehingga mampu tembus ke indeksasi scopus dengan rangkaian hal-hal yang harus dikerjakan demi baiknya jurnal. Termasuk di dalamnya jurnal prodi yang masih baru. (MAS)

312 total views, 15 views today

Posted in Berita.