Dukung Isu Inklusi-SDGS, Prodi Ilha Berkolaborasi Meriahkan Hari Disabilitas Internasional

BANDUNG – Memperingati Hari Disabilitas Internasional 2025 dengan Prodi Ilmu Hadis (ILHA) UIN Bandung menggelar puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2025, Selasa  9  Desember. Acara yang berlangsung di Masjid Ikomah Kampus 1 ini mengusung tema “Mengusung Visi Rahmatan Lil’alamin Menuju Kampus Berdampak Dalam Membina Masyarakat Inklusif”.

Kegiatan ini diselenggarakan Prodi ILHA  bermitra secara internal dengan dengan Pusat Studi Gender & ANAK(PSGA) LP2M,  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). UIN SGD Bandung. Tidak hanya itu, acara ini secara eksternal juga bekerjasama dengan  Pesantren Sam’an Cinta Qur’an, Cinta Quran Foundation dan  Qordoba Internasional. Tujuan utama acara ini adalah mendorong kesetaraan serta partisipasi penuh penyandang disabilitas di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Serangkaian acara digelar Dalam Peringatan HDI perdana tahun ini. Sejak Pelatihan OMSK ( Orientasi  Mobilitasa Sosial & Komunikasi) bagi Voluntir Pendamping Disabilitas. Acara ini berupa kegiatan pengelanalan cara berkomunikasi orang awas (volluntir) yang didominasi mahasiswa ILHA & IAT saat berinteraksi dengan sahabat disabilitas. Bertempat di pesantren Sam’an  pada tanggal 5 Nopember 2025 itu para peserta di dimotivasi dan dilatih cara dan standar OMSK oleh Trainer terstandar  khusus dari Kemensos.  Acara dilanjut pada tanggal 3 Desember   dalam acara Pelatihan “Copilot AI” untuk Disabilitas dan UMKM. Bertempat di aula Fakultas Ekonomi & Bisnis UIN SGD, lebih dari serratus peserta berkumpul dan menerima  materi pelatihan AI dari Trainner tunanetra dari  Microsoft Indoneisa , Sdr Edi.

Peringatan puncak HDI 2025 diwarnai beberapa kegiatan. Ada  stand pameran mitra pameran unik yang mengisi pelataran kegiatan dimana pengunjung disuguhi aroma khas dari stan Dark to Light Coffee yang diracik langsung oleh barista tunanetra.  Di sisi lain, Prodi Ilmu Hadis memamerkan inovasi berupa kitab-kitab hadis khusus braille serta beragam produk literasi Braile . Suasana pameran kian hidup dan syahdu berkat penampilan musik kecapi suling yang dibawakan oleh para pemusik tunanetra. Tak ketinggalan, tersedia pula stand layanan pelaporan kekerasan seksual dari Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA). Dipagi hari diselenggarakan juga  acara final Musabaqoh Syarhil Quran & Syarhil hadis Bagai kalangan tinanetra se Jawa Barat. Acara lomba ini sebelumnya dilalui oleh babak penyisihan secara online para tunanetra. Finalnya, Terjaring 8 besar ddari dua cabang tersEbut. Acara tersebut melibatjkan Dewan juri dari kalangan dosen Prodi IAT & ILHA UIN SGD Bandung.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan berakhir dengan khidmat menjelang masuknya waktu salat Ashar. Sesi penutupan ditandai dengan pengumuman para pemenang lomba. Sebelumnya digelar acara Seminar Disabilitas  .  Acara tersebut  melibatkan empat nara sumber: Dr Abdul Azizi Sidqi (Kepala LPMQ Kemenag RI), Dr Ridwan Effendi ( Piminan Pesantren Tunanetra SAM’AN),  Hj Emma St Marhamah ( Founder Rumah Alifa) serta Dr Irma Riyani .Ph.D (Kepala PSGA LP2M UIN Bandung). Seluruh Dr  yang telah digelar sebelumnya, serta penyerahan penghargaan kepada narasumber seminar sebagai bentuk apresiasi atas materi yang disampaikan. Dalam komentarnya Kaprodi Ilmu Hadis  Dr Agus Suyadi sebagai ketua panitia puncak  peringatan HDI 2025 menyampaikan rasa bangganya, atas terselenggaranya kegiatan ini. Sekaliigus memberikan harapan besar bila UIN bisa memberi ruang lebih luas untuk kiprah, peran dan kontribusi inklusifitas diranah akademik. “Rasulullah sebagai figur rahmatan lil’alamin menjadi menjadi rujukan dalam keberpihakan pada kelompok disabilitas,” ‘pungkasnya . Dalam kesempatan itu pula Kepala LPMQ, Dr Abdul Aziz Sidqi,M.Ag, memberikan Cindra mata produk  Mushaf al Quran Braille  dan Mushaf Isyarat untuk UIN SGD Bandung.  Bahkan beliau menerima tawaran Prodi Ilmu Hadis untuk menyusun layanan literatur Hadis Braile bagi disabilitas netra, guna  melengkapi Khazanah produk LPMQ dalam kiprahnya memberi layanan terhadap disabilitas yang selama ini didominasi oleh karya Mushaf al Quran Braille bagi disabilitas netra  dan Mushaf Isyarat bagi kalangan disabilitas tuna rungu. Semoga saja peran kolaborasi ini bisa menguatkan misi “Mengusung Visi Rahmatan Lil’alamin Menuju Kampus Berdampak Dalam Membina Masyarakat Inklusif”, seperti  tema HDI 2025.

 134 total views,  6 views today

Posted in Berita.