Husna Mayaziza
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
19105030051@uin-suka.ac.id
Bulan Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah menjadi salah satu bulan istimewa bagi ummat Islam. Hal ini disebabkan karena bulan tersebut merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad saw. Beliau ialah seorang manusia yang berakhlak mulia sekaliagus seorang nabi yang diutus Allah Swt. untuk menyampaikan risalah agama Islam. Adalah maulid nabi salah satu tradisi perayaan ummat Islam di seluruh dunia sebagai suatu peringatan serta ekspresi kegembiraan atas lahirnya Nabi Muhammad saw. Rasulullah merupakan salah satu rahmat Allah sebagaimana dalam QS. Al-Anbiya’: 107:
وَمَاۤ اَرۡسَلۡنَاكَ اِلَّا رَحۡمَةً لِـلۡعَالَمِيۡنَ
Artinya: “Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.”
Dan bergembira atas rahmat Allah merupakan sesuatu yang diperintahkan Allah sebagaimana dalam QS. Yunus: 58:
قُلْ بِفَضْلِ ٱللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَالِكَ فَلْيَفْرَحُوا۟ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ
Artinya: “Katakanlah, ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan’.”
Maulid nabi pada umumnya dilaksanakan dengan berzikir bersama, bershalawat bersama, pengajian, makan bersama, dan lain-lain. Selain sebagai bentuk kegembiraan dan peringatan, maulid nabi juga bertujuan untuk memperkenalkan sosok Nabi Muhammad saw. kepada ummat Islam. Selain sebagai seorang nabi yang diutus Allah, beliau juga memiliki sifat dan perjalanan hidup yang sangat inspiratif, bahkan sejak masih kecil.
Muhammad kecil hidup sebagai yatim piatu. Beliau pun sempat diasuh kakenya (Abdul Muthallib) hingga wafat kemudian beliau diasuh oleh pamannya (Abu Thalib). Namun, Muhammad kecil tidak putus asa atau bermalas-malasan. Beliau sudah mulai mengembala pada usia 8 tahun. Kemudian pada usia 12 tahun, beliau diajak pamannya untuk melakukan perdagangan ke Syam. Muhammad muda pun digelar dengan al-Amin karena kejujurannya, termasuk ketika berdagang. Hingga pada usia 25 tahun, beliau pun dipercaya untuk mengelola perdagangan milik Khadijah. Pada usia yang masih tergolong belia itu, jangkauan perdangan beliau sudah mencapai Yaman, Syam, Busra, Iraq, Yordania, Bahrain, dan beberapa tempat lainnya di jazirah Arab.
Kejujuran dan etos kerja Nabi Muhammad saw. sebagai seorang entrepreneur menjadikan beliau seorang yang sukses dan kaya. Akan tetapi, kekayaan tersebut tidak digunakan untuk bermegah-megahan melainkan untuk sedekah dan jihad di jalan Allah. Ya, Nabi Muhammad tidak menjadikan kekayaan sebagai tujuan. Melainkan sebagai ‘alat’ untuk mencapai tujuan yakni keridhaan Allah.
Selain entrepreneur yang sukses, Nabi Muhammad Saw. juga merupakan seorang suami yang setia kepada istrinya, yakni Sayyidah Khadijah. Beliau menikah dengan Sayyidah Khadijah pada usia 25 tahun dan Sayyidah Khadijah pada saat itu berusia 40 tahun. Rasulullah mengarungi bahtera rumah tangga secara monogami dengan Sayyidah Khadijah hingga Sayyidah Khadijah wafat. Bahkan, ada beberapa riwayat yang menyatakan Rasulullah Saw. selalu mengingat sayyidah Khadijah dan sangat memuliakan orang-orang terdekat istrinya meskipun beliau sudah wafat. Hal ini menjadi bukti kesetiaan Rasulullah saw. kepada Sayyidah Khadijah.
Kecintaan Rasulullah saw. kepada istrinya tersebut didasari karena kesetiaan Sayyidah Khadijah dalam menemani perjuangan beliau. Sayyidah Khadijah merupakan orang yang mempercayai beliau saat orang lain tidak percaya. Sayyidah Khadijah juga tidak sedikitpun pamrih atau sungkan untuk menyumbangkan hartanya di jalan Allah. Selain itu, 6 dari 7 anak Rasulullah saw. merupakan anak dari Sayyidah Khadijah.
Kisah hidup Nabi Muhammad saw. sangat panjang. Banyak sekali kisah hidup beliau yang semestinya diteladani dan menjadi inspirasi bagi kehidupan. Nabi Muhammad saw. bukan hanya seorang nabi yang menyampaikan risalah Allah Swt. Beliau adalah seorang entrepreneur yang jujur dan sukses, seorang suami yang setia terhadap istrinya, seorang ayah yang penyayang dan mendidik bagi anak-anaknya, seorang pemimpin negara yang adil dan bijaksana, seorang sahabat yang disenangi sahabat-sahabatnya, dan seorang nabi yang sangat mencintai ummatnya. Beliau adalah uswatun hasanah serta inspirasi bagi ummat.
11,695 total views, 4 views today

Sebagai sebuah ijthad dalam rangka mengembangkan kajian Studi Hadis di Indonesia dibentuklah sebuah perkumpulan yang dinamakan dengan Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA). Sebagai sebuah perkumpulan ASILHA menghimpun beragam pemerhati hadis di Indonesia. Himpunan ini terdiri atas akademisi dan praktisi hadis di Indonesia dengan memiliki tujuan yang sama.

