Dera Puspawati
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
20204031016@student.uin-suka.ac.id
Aku sering mendengar ibu ku berkata tidak lama lagi bulan rabiul awal, bulan yang mana ibu ku sering disibukakn dengan bepergian ketempat-tempat majlis, seperti ya ibu ku selalu menunggu bulan-bulan ini, seperti ngak sabar gitu untuk menyambutnya. Ibu ku pun sering mengajak ku untuk pergi bersamanya dalam acara maulid nabi, orang kampung ku menyebutnya, aku hanya diam karna aku tidak suka pergi ke tempat yang ramai.
Aku bertanya kepada ibu, kenapa ibu begitu bergembira untuk menyambut bulan rabiul awal itu begitulah kata ku. Ibu ku menjawab, coba kamu ambil kalender Hijriyah dan kamu lihat kata ibu ku, aku merasa binggung, maksud ya apa ibu, sekarang bulan rabiul awal 1441 Hijriyah kata ku, iyaa ibu tau, kata ibu ku. Ibu ku menjelaskan bulan rabiul awal merupakan bulan ketiga dan menjadi salah satu bulan istimewa karna nabi kita nabi Muhammad dilahirkan dan pada bulan itu juga nabi Muhammad mendapatkan wahyu yang pertama yang diturunkan dari Allah Swt.
Jika ayah mu masih hidup dia juga sangat bergembira dalam menyambut bulan rabiul awal ini, kata ibu ku, karna ayah ku sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. iya ayah ku adalah bagain dari pengurus mesjid yang tentu nya sangat antusias dalam memperingati maulid nabi Muhammad saw tersebut, aku yang tidak suka keramaian kadang terdorong ingin ikut pergi untuk memperingati maulid nabi Muhammad saw karna dorongan dari keluarga.
Pada bulan rabiul awal ini umat muslim melakukan pembacaan dan pengkajian tentang risalah Rasullullah dengan membaca shalawat dan melakukan pengajian-pengajian yang mengisahkan tentang sejarah nabi Muhammad saw. Tujuan ya dilaksanakannya maulid nabi Muhammad saw yaitu menampakkan kegembiraan atas lahirnya nabi kita nabi Muhammad saw. Itulah sebabnya ibu saya merasa gembira dalam menyambut bulan rabiul awal ini, peringatan maulid nabi ini dilakukan oleh umat Islam udah ada pada zaman dahulu, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan kan dari Abu Qatadah Al Anshari bawha Rasulullah saw pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, maka beliau pun menjawab: “dihari itulah saya dilahirkan, dan pada hari itulah pula Wahyu di turunkan padaku.” (HR. Bukhari Muslim)
Aku baru menyadari bawha peringatan maulid nabi ini merupakan acara yang besar dalam peringatan Islam, yang mana umat muslim dikumpulkan dan bersama-sama untuk mengenang nabi kita nabi Muhammad saw, dan juga untuk memperingati hari kelahiran nabi Muhammad, mengingat kisah hidup dari nabi Muhammad dan tanda-tanda kemuliaannya. Jadi dalam kegiatan memperingati maulid nabi Muhammad saw adalah suatu ibadah dan sayang sekali jika kita tidak ikut dan meramaikan kegiatan maulid nabi kata ibu ku.
Dibulan rabiul awal ini adalah suatu anugrah dari Allah yang mana kita bisa merasakan dan ikut dalam memperingat maulid nabi Muhammad saw. Allah masih memberikan kita umur yang panjang badan yang sehat sehingga kita bisa ikut dalam memperingati maulid nabi, mana tau tahun depan kita tidak bisa lagi ikut dalam peringatan maulid nabi Muhammad saw ini. Tentunya kita akan merindukan suasana maulid nabi di majlis-majlis atau pun pengajian Alhamdulillah aku cepat tersadar bahwa begitu penting nya dalam peringatan maulid nabi Muhammad saw.
Acara maulid nabi Muhammad saw bukan hanya sebatas seremonial atau berkumpul bersama saja melainkan untuk memupuk rasa cinta kita kepada nabi Muhammad saw dan menjalin silaturahmi kepada sesama umat muslim, sehingga rasa cinta kita kepada nabi Muhammad saw selalu tercurahkan kepada beliau.
Syekh Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki berkata bahwa “perkumpulan itu bukanlah perkumpulan biasa, namun menjadi perantara mulai dengan maksud yang mulia, dan barang siapa yang tidak dpaat faidah untuk agamanya, maka ia terhalang dari kebaikan-kebaikan maulid nabi yang mulai.” Memupuk rasa cinta kepada nabi Muhammad saw adalah suatu kebaiakan yang mana mencintai nabi Muhammad memiliki keutamaan yang luar biasa, yang mana diakhirat akan berkumpul bersama beliau, Subhanallah semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat syafaat oleh nabi Muhammad saw.
Kegembiraan keluargaku dalam menyambut maulid nabi Muhammad saw suatu motivasi bagi ku untuk terus belajar menanambah wawasan dan ilmu pengetahuan dalam keagamaan, serta ikut dalam kegiatan masyarakat khususnya untuk peringatan maulid nabi Muhammad saw, ikut dalam merayakan kegitan maulid nabi Muhammad saw suatu kebaikan untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada manusia terbaik. Nabi Muhammad saw menjamin yang mencintai beliau kelak akan dikumpulkan bersama beliau dan orang-orang shaleh di tempat yang mulia.
3,415 total views, 4 views today

Sebagai sebuah ijthad dalam rangka mengembangkan kajian Studi Hadis di Indonesia dibentuklah sebuah perkumpulan yang dinamakan dengan Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA). Sebagai sebuah perkumpulan ASILHA menghimpun beragam pemerhati hadis di Indonesia. Himpunan ini terdiri atas akademisi dan praktisi hadis di Indonesia dengan memiliki tujuan yang sama.

